PEMERINTAH KABUPATEN BANGLI LAKUKAN RESTOKING LESTARIKAN KEANEKARAGAMAN SUMBER DAYA HAYATI MENUJU KESEIMBANGAN EKOSYSTEM DI DANAU BATUR KINTAMANI BANGLI

Oleh : | 25 Agustus 2023 | Dibaca : 722 Pengunjung


PEMERINTAH KABUPATEN BANGLI LAKUKAN RESTOKING LESTARIKAN KEANEKARAGAMAN SUMBER DAYA HAYATI MENUJU KESEIMBANGAN EKOSYSTEM DI DANAU BATUR KINTAMANI BANGLI

Jumat (25/8/2023) dpkp.media – pukul 08.00 wita, Kegiatan Penebaran Benih Ikan (Restoking) dirangkaikan dengan Penuangan Eco Enzime dihadiri oleh Pengamat Lingkungan Hidup Bapak Dr. Alexander Sony Keraf. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Dr. Alexander Sony Keraf, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Dandim 1606 Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, Bapak Kapolres Bangli yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Wakapolsek Kintamani I Nyoman Parta Anggota DPR-RI sejak 1 Oktober 2019 serta pejabat terkait di jajaran Pemda Kab. Bangli.

“Menindaklanjuti Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan no. 19 Tahun 1921 tentang penebaran kembali dan penangkapan ikan berbasis budidaya Dokumen penyelamatan Danau Batur 5 Tahun yaitu 2019-2024 salah satu upayanya adalah penebaran benih ikan tujuan dari penebaran benih ikan ini adalah untuk melestarikan keanekaragaman sumber daya hayati guna menuju keseimbangan ekosystem di perairan umum, mengembalian dan meningkatkan populasi ikan diperairan umum sehingga diperairan umum memiliki nilai tambah, untuk memenuhi gizi masyarakat dan untuk meningkatkan pendapatan para nelayan. Sumber anggaran dari DBH Perikanan. Penebaran ikan dari jenis Nila dengan jumlah 150.000 ekor” ungkap Kadis PKP Bangli Bapak Ir. I Wayan Sarma dalam laporan penyelenggara kegiatan.

Bapak I Nyoman Parta penggiat lingkungan mengungkapkan kegiatan penuangan eco enzime sudah dilakukan ke 12 kali setelah dilakukan kajian dan penelitian dilihat adanya perubahan dan penurunan tingkat pencemaran 12% setelah dilakukan penuangan eco enzime di Danau Batur. Tiga fungsi eco enzyme yaitu cairan ajaib bisa dibilang cairan multi fungsi kalau disemprotkan ke udara bisa merubah karbon menjadi ozone, disemprotkan ke air merubah amonia menjadi nitrat dalam air dan juga bisa digunakan sebagai bahan kebutuhan sehari hari.

“Bersama kita lakukan penyelamatan Danau Batur dari limbah yang mencemari     sekaligus lingkungan hidup sesungguhnya tidak menjadi sebuah hambatan dan beban bagi kita bersama justru sebagai peluang ekonomi yang sangat besar” ungkap Pengamat Lingkungan Hidup Bapak Dr. Alexander Sony Keraf.

“Kolaborasi Danau Batur dengan caldera memperoleh predikat Internasional Batur Unisco Global Geopark yang pertama di indonesia yang diakui oleh Unisco, kurangnya perhatian Pemerintah Pusat setelah 12 Tahun menyandang predikat tersebut serta Danau Batur merupakan 15 Prioritas Danau yang harus diselamatkan,Kawasan Danau batur merupakan Hulunya Bali, sebagai sumber air baku untuk Bali, Pembuatan Eco Enzime sudah mencapai 237 Ton dan sudah 100 ton dituangkan di Danau Batur ini merupakan kegiatan yang terbesar dalam peradaban dunia. Pembuatan Eco Enzime dibuat berdasarkan kearifan lokal yaitu gotong royong, yang menarik kegiatan ini murni swadaya semua pihak tanpa menggunakan anggaran APBD.Kegiatan ini akan terus dilakukan sehingga menjadi gaya hidup, penataan keramba jaring apung (KJA) akan segera dilakukan untuk meminimalisir dampak pencemaran untuk menjaga keasilan alam yang begitu indah” ungkap Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta.

Kegiatan penuangan Eco-Enzyme di Danau Batur Kintamani dalam upaya dan menjaga kualitas air Danau dan menjaga keasrian Danau. Setelah penuangan Eco Enzim dilanjutkan dengan Penebaran Benih Ikan ( Restocking ) sebanyak 150.000 benih ikan Nila yang ditebarkan di perairan Danau Batur Untuk meningkatkan stok populasi ikan di perairan Danau Batur serta melestarikan keanekaragaman sumber daya ikan di perairan Danau Batur. Secara simbolis penebaran benih ikan dilaksanakan oleh Pengamat Lingkungan Hidup Bapak Dr. Alexander Sony Keraf bersama Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta. – dpkp.media (foto.yogi).


BERITA LAINNYA

LIHAT ARSIP BERITA LAINNYA

 

KEPALA DINAS PERTANIAN, KETAHANAN PANGAN DAN PERIKANAN KABUPATEN BANGLI

Ir.I Wayan Sarma