Oleh : | 05 Juli 2024 | Dibaca : 959 Pengunjung
|
| DIVERSIFIKASI OLAHAN IKAN RED DEVIL PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA PENGABDIAN MASYARAKAT (PKM-PM) BARUNA BATUR UNDIKSA |
Bangli - Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) Baruna Batur Undiksha telah meluncurkan sebuah proyek inovatif yang bermitra dengan PKK Kedisan untuk diversifikasi olahan ikan Red devil. Program ini bertujuan untuk menurunkan populasi ikan Red devil, yang dianggap sebagai hama di Danau Batur, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat melalui produksi pelet ikan. Proyek ini dimulai dengan persiapan matang, termasuk koordinasi awal dengan mitra, observasi, wawancara, dan percobaan pembuatan pelet ikan di Desa Jehem, Tembuku, Bangli. Informasi dari ahli pembuat pelet ikan serta hasil percobaan mandiri digunakan sebagai panduan dalam menyusun buku pedoman mitra.
Tahap pertama, Baruna Satu, bertujuan menyadarkan mitra akan potensi ikan Red devil dan proses pembuatan pelet ikan. Sosialisasi ini dihadiri oleh anggota PKK Kedisan, Sekretaris Desa, dan Kaur Hubungan Masyarakat Desa Kedisan, serta melibatkan pre-tes untuk mengukur pengetahuan mitra sebelum pelatihan.
Tahap kedua, Baruna Dua, terdiri dari tiga pelatihan. Pelatihan pertama membahas alat dan bahan serta penggunaan mesin penggiling dan pencetak pelet ikan. Pelatihan kedua fokus pada formula pelet dan demonstrasi pembuatan mulai dari perebusan hingga penjemuran. Pelatihan ketiga mencakup pengemasan dan pemasaran, serta produksi pelet.
Tahap ketiga, Baruna Tiga, adalah pendampingan produksi dan distribusi. Pendampingan pertama membantu ibu-ibu PKK dalam proses perebusan hingga penjemuran pelet. Pendampingan kedua fokus pada proporsi bahan pengikat, sementara pendampingan ketiga memungkinkan ibu-ibu PKK memproduksi pelet secara mandiri. Pendampingan keempat melibatkan pelatihan pemasaran melalui media sosial, dan pendampingan kelima berfokus pada pemasaran langsung kepada nelayan lokal.
Tahap keempat, Baruna Empat, adalah pelembagaan, di mana Kelompok PKK Kedisan membentuk bidang sadar lingkungan yang bertugas memastikan keberlanjutan program pembuatan pelet ikan berbahan dasar ikan Red devil. Koordinator PKK yaitu Ibu Ni Putu Sri Ratnaningsih bersama tim juga mengajukan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk mendukung keberlanjutan usaha ini. Program Baruna Batur berhasil menghasilkan buku pedoman mitra, meningkatkan pengetahuan Kelompok PKK Kedisan tentang potensi dan bahaya ikan Red devil, serta menghasilkan pelet ikan yang telah dipasarkan.
Secara keseluruhan, program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi mitra, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan dengan memanfaatkan ikan Red devil sebagai bahan baku pelet ikan yang bernilai ekonomis. Dalam prosesnya, ibu-ibu PKK berhasil memproduksi pelet ikan secara mandiri, dengan total ikan Red devil yang diangkut dari danau mencapai 32 kg. Program ini menunjukkan bahwa dengan keterampilan yang diperoleh, mitra dapat memproduksi pelet ikan secara mandiri dan sederhana, membuka peluang pasar baru, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi komunitas.
PENGUMUMAN LELANG BMD NOMOR : 000.2.7/4761/PKP
387Gotong Royong Semesta Berencana: Wujud Nyata Kepedulian Bangli terhadap Lingkungan dan Alam Lestari
203LKJIP DPKP BANGLI 2024
255INFO PERKEMBANGAN HARGA PANGAN DI KABUPATEN BANGLI 12 September 2025
333INFO HARGA PANGAN KAB.BANGLI - 11 Agustus 2025 Harga Pangan Stabil, Cabe Merah Besar naik, Tomat Turun
KEPALA DINAS PERTANIAN, KETAHANAN PANGAN DAN PERIKANAN KABUPATEN BANGLI
Ir.I Wayan Sarma