DINAS PKP BERSAMA BPTPHBUN TINDAK LANJUT MASALAH BUAH BUSUK DAN KERING BATANG TANAMAN JERUK DI BAYUNG CERIK

Oleh : | 11 Oktober 2024 | Dibaca : 519 Pengunjung


DINAS PKP BERSAMA BPTPHBUN TINDAK LANJUT MASALAH BUAH BUSUK DAN KERING BATANG TANAMAN JERUK DI BAYUNG CERIK

Jumat,11/10/2024 - Kering batang pada tanaman jeruk, busuk dan rontok akibat serangan lalat buah masih menjadi permasalahan yang perlu segera mendapatkan penanganan lebih lanjut di salah satu petani di Desa Bayung Cerik - Kintamani, Tim UPTD.BPTPHBUN bersama Bapak Anshar penemu N1 yaitu cairan Organik ramah lingkungan, Koordinator BPP Kintim, Fungsional POPT yang didampingi oleh Tim Bidang Penyuluhan DPKP Kabupaten Bangli (Koordinator BPP Kabupaten, PPL Kabupaten) berkolaborasi melakukan pengamatan ke salah satu kebun jeruk milik warga di Desa Bayung Cerik.

Dari hasil pengamatan ditemukan kering batang pada tanaman jeruk akibat terserang Diplodia yang merupakan salah satu penyakit utama pada jeruk. Penyakit Diplodia dapat terjadi apabila ada patogen menyerang cendawan Botryodiplodia theobromae Pat yang patogenik menyerang tanaman yang rentan, yang tumbuh pada lingkungan yang sesuai untuk patogen, dan Petani kurang intensif dalam pemeliharaan tanaman. Diamati dalam identifikasi wilayah bahwa kondisi lingkungan yang mempermudah serangan patogen diantaranya kondisi kekeringan, adanya pelukaan, perbedaan suhu siang dan malam yang tinggi dan pemeliharaan yang kurang optimal. Penyakit ini juga dikenal sebagai penyakit blendok karena salah satu gejalanya adalah keluarnya blendok (gum) dari batang yang teriinfeksi. Rekomendasi penyakit Diplodia dengan menjaga kebersihan kebun dengan memangkas ranting kering dan cabang yang terserang penyakit, dan ranting pangkasan dibakar, menjaga alat pertanian; pisau, gunting pangkas maupun alat lainnya selalu dicuci bersih dan diolesi kapas yang dibasahi alkohol 70% atau clorox 0,5% sebelum dan setelah digunakan. Menyaput / melabur batang dan cabang dengan bubur california atau fungsida yang berbahan aktif Cu. Pelaburan dilakukan pada awal dan akhir musim hujan.

Identifikasi hasil tangkapan Lalat Buah (Bactrocera carambolae) dan Larva Citripestis sagittiferella Larva Lalat Buah (Bactrocera carambolae) Imago Lalat Buah (Bactrocera carambolae) Larva Citripestis sagittiferella Pupa Citripestis sagittiferella. Pengendalian Lalat Buah (Bactrocera carambolae) Gejala serangan Lalat Buah (Bactrocera carambolae) pada tanaman dan buah-buahan dapat dilihat dari beberapa hal, di antaranya: Terlihat lubang kecil berwarna hitam bekas tusukan Lalat Buah (Bactrocera carambolae) betina untuk meletakkan telurnya, Buah yang terserang memiliki daging yang lunak dan berubah warna, Buah yang terserang membusuk dan gugur sebelum masak, Jika buah dibelah, terlihat larva lalat seperti ulat berwarna putih. Pengendalian lalat a.Sanitasi kebun dan pemanfaatan gentong parasitoid kumpulkan buah-buahan yang busuk setiap hari dan masukkan ke dalam tong berisi tanah sedikit yang ditutup rapat dengan kain kassa kasar/jaring halus.hal ini bertujuan jika larva yang muncul dari buah busuk akan mati dalam 2–3 hari, jika parasitoid yang menetas maka akan terbang keluar dari gentong. b.Penyemprotan insektisida Semprotkan insektisida pada masa kritis umur buah 2-5 bulan, dengan interval 1 minggu sekali. c.Penggunaan Light trap Karena Ngengat aktif malam hari maka digunakan light rap untuk menangkap imago agar tidak menyerang buah jeruk d.Penggunaan senyawa repelant Teteskan senyawa penolak yaitu ekstrak minyak serai wangi pada kapas yang diletakkan di gelas air mineral. E. Dengan menggunakan N1 ramuan yang ditemukan oleh Bapak Anshar dengan dosis sesuai anjuran dengan pengaplikasian disemprot juga bisa dengan kencing sapi atau kambing yang bisa dimanfaatkan dengan dosis 2 gelas kencing sapi/kambing dicampur dengan air 20 ltr cara pengaplikasiannya disemprot ke seluruh tanaman untuk mengurangi lalat hinggap ke tanaman jeruk (sumber : dpkp.media).

_______________________

Dinas PKP Bangli dapat diakses melalui:

- Website : http://pkp.banglikab.go.id/

- YouTube : dpkpbangli media

- Facebook : Dpkp Bangli

- instagram : Dpkp_bangli

- E-mail : banglipkp@gmail.com


BERITA LAINNYA

LIHAT ARSIP BERITA LAINNYA

 

KEPALA DINAS PERTANIAN, KETAHANAN PANGAN DAN PERIKANAN KABUPATEN BANGLI

Ir.I Wayan Sarma